Membeli rumah bekas sering kali menjadi pilihan menarik karena harganya yang relatif lebih terjangkau. Namun, ada banyak jebakan tersembunyi yang bisa berujung pada kerugian besar jika tidak teliti. Artikel ini mengupas lima poin penting yang sering kali terlewatkan saat calon pembeli melakukan survei.
Riwayat Pemilik Sebelumnya: Tanyakan alasan mengapa hunian tersebut dijual. Jawaban dari pemilik bisa memberikan petunjuk tentang potensi masalah, seperti lingkungan yang kurang kondusif atau fasilitas yang kurang memadai.
Kondisi Fisik Tersembunyi: Jangan hanya melihat dari luar. Periksa apakah ada retakan besar di dinding atau lantai yang bisa menandakan masalah serius pada pondasi. Cari tahu riwayat kebocoran atap, kerusakan struktur, atau masalah kelistrikan yang sering luput dari perhatian.
Legalitas dan Surat-surat: Ini adalah poin paling krusial. Pastikan status sertifikat, pajak properti yang belum terbayar, atau masalah sengketa lahan sudah jelas. Minta pemilik untuk menunjukkan semua dokumen terkait dan verifikasi keasliannya di instansi terkait.
Biaya “Tak Terduga”: Tanyakan tentang biaya renovasi yang mungkin diperlukan, perbaikan minor yang belum selesai, atau iuran lingkungan yang mungkin tidak disebutkan di awal. Biaya-biaya ini bisa membengkak di kemudian hari dan menguras anggaran Anda.
Lingkungan Sekitar: Pertanyaan tentang keamanan, akses transportasi, dan rencana pembangunan di masa depan sangat penting. Tanyakan kepada tetangga apakah area tersebut sering terkena banjir atau rawan tindak kejahatan. Informasi dari warga setempat sering kali lebih jujur dan akurat.



