Perkembangan teknologi telah membawa industri otomotif ke era baru, di mana mobil tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai perangkat pintar. Salah satu inovasi terbaru yang sedang menjadi sorotan adalah kolaborasi antara produsen mobil dan perusahaan teknologi untuk mengintegrasikan LiDAR (Light Detection and Ranging) dan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan fitur keselamatan.
LiDAR menggunakan pulsa laser untuk mengukur jarak dan menciptakan peta 3D yang sangat akurat dari lingkungan sekitar. Berbeda dengan kamera biasa, LiDAR tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca buruk seperti hujan atau kabut, menjadikannya pilihan ideal untuk sistem keamanan.
Produsen mobil terkemuka kini bekerja sama dengan perusahaan teknologi untuk mengintegrasikan sensor LiDAR ke dalam mobil-mobil terbaru mereka. Data yang dikumpulkan oleh LiDAR kemudian dianalisis oleh AI untuk mengidentifikasi potensi bahaya, seperti pejalan kaki yang menyeberang jalan, kendaraan yang berhenti mendadak, atau rintangan lain yang tidak terlihat oleh pengemudi.
Sistem ini tidak hanya memberikan peringatan kepada pengemudi, tetapi juga dapat mengambil alih kendali mobil dalam situasi darurat, seperti mengerem otomatis untuk menghindari tabrakan. Diharapkan, teknologi ini akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan dan menjadikan berkendara lebih aman bagi semua orang.



