Pandemi telah mengubah cara pandang banyak orang terhadap rumah. Jika dulu rumah hanya dianggap sebagai tempat beristirahat, kini rumah juga dituntut untuk menjadi ruang yang lebih personal dan mendukung kesehatan mental. Inilah yang mendorong munculnya tren “healing space” atau ruang penyembuhan di dalam rumah.
Konsep ini tidak mengharuskan Anda memiliki rumah yang luas. Sebuah sudut kosong di kamar tidur, balkon, atau bahkan di bawah tangga bisa diubah menjadi oasis pribadi. Kunci utamanya adalah menciptakan atmosfer yang tenang dan nyaman. Anda bisa memulainya dengan memilih warna-warna netral yang menenangkan, menambahkan tanaman hias, dan menggunakan pencahayaan yang lembut.
Beberapa pemilik rumah bahkan melengkapi ruang ini dengan bantal meditasi, diffuser aromaterapi, atau rak buku berisi bacaan favorit. Tujuannya adalah menciptakan sebuah area di mana seseorang bisa melepaskan penat dari rutinitas, bermeditasi, atau sekadar menikmati secangkir teh dalam ketenangan. Tren ini membuktikan bahwa nilai sebuah properti tidak hanya diukur dari luasnya, tetapi juga dari kemampuannya untuk memberikan ketenangan batin bagi penghuninya.



