Minggu, Februari 8, 2026
Google search engine
BerandaLifestyleEntertainmentMengatasi Burnout Digital: 5 Langkah Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Mental di Era...

Mengatasi Burnout Digital: 5 Langkah Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Mental di Era Screen Time

Di era serba digital, screen time yang berlebihan tak hanya berdampak pada kesehatan mata, tapi juga sering memicu burnout digital. Kondisi ini ditandai dengan kelelahan mental, hilangnya motivasi, dan perasaan jenuh akibat paparan teknologi yang konstan. Jika Anda merasa mengalami hal ini, berikut 5 langkah sederhana yang bisa Anda terapkan untuk mengatasinya.

  1. Tentukan Batasan Waktu Layar (Screen Time) yang Jelas
    Anda tidak harus sepenuhnya menjauhi gawai. Mulailah dengan membuat batasan yang realistis. Misalnya, hindari mengecek ponsel 30 menit sebelum tidur dan 30 menit setelah bangun. Gunakan fitur pengatur waktu di smartphone Anda untuk membatasi penggunaan media sosial. Ini akan membantu otak Anda beristirahat dari banjir informasi yang tak ada habisnya.
  2. Lakukan ‘Detoks Digital’ Secara Berkala
    Setidaknya seminggu sekali, coba alokasikan waktu beberapa jam (atau bahkan sehari penuh) untuk jauh dari semua gawai. Manfaatkan waktu ini untuk melakukan hal-hal yang tidak melibatkan layar, seperti membaca buku fisik, berkebun, memasak, atau berjalan-jalan di alam. Detoks digital akan membantu menyegarkan pikiran dan meningkatkan fokus Anda.
  3. Ciptakan Ruang Kerja yang Bebas Gawai
    Jika Anda bekerja atau belajar dari rumah, pisahkan area kerja dengan area relaksasi. Saat jam kerja selesai, tinggalkan laptop dan segala notifikasinya. Dengan memisahkan ruang fisik, Anda mengirim sinyal ke otak bahwa waktu kerja sudah berakhir, sehingga lebih mudah untuk bersantai dan melepaskan diri dari tuntutan pekerjaan atau online.
  4. Kembangkan Hobi ‘Offline’ yang Menyenangkan
    Menemukan hobi yang tidak memerlukan layar adalah cara efektif untuk mengisi ulang energi. Cobalah melukis, merajut, bermain alat musik, atau bahkan bergabung dengan klub olahraga. Aktivitas fisik atau kreatif seperti ini tidak hanya mengalihkan perhatian dari gawai, tapi juga terbukti dapat mengurangi stres dan meningkatkan mood.
  5. Prioritaskan Koneksi Manusia yang Nyata
    Meskipun teknologi memudahkan kita terhubung, tidak ada yang bisa menggantikan interaksi tatap muka. Luangkan waktu untuk bertemu dengan keluarga atau teman-teman tanpa distraksi ponsel. Obrolan langsung, tawa, dan kehadiran fisik terbukti memiliki dampak positif yang sangat besar pada kesehatan mental dan perasaan terhubung.

Mengatasi burnout digital adalah proses berkelanjutan. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda bisa kembali menemukan keseimbangan dan mengontrol penggunaan teknologi, bukan sebaliknya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments