Minggu, Februari 8, 2026
Google search engine
BerandaPropertyMitos dan Fakta Properti: Panduan untuk Anak Muda Agar Tidak Salah Langkah

Mitos dan Fakta Properti: Panduan untuk Anak Muda Agar Tidak Salah Langkah

Di balik impian memiliki properti, ada banyak mitos yang sering menyesatkan anak muda. Mulai dari anggapan bahwa membeli properti hanya bisa dilakukan oleh orang kaya, hingga keyakinan bahwa harga properti selalu tidak terjangkau. Akibatnya, banyak dari mereka yang takut melangkah dan akhirnya menunda investasi penting ini.

Padahal, faktanya tidak selalu demikian. Mengenali mitos dan fakta seputar properti bisa menjadi langkah awal yang penting.

Mitos 1: “Harus Punya Uang Tunai yang Banyak untuk Beli Properti”

Ini adalah mitos yang paling sering membuat anak muda mundur. Sebenarnya, Anda tidak perlu menyiapkan uang tunai dalam jumlah besar.

Fakta: Dengan sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA), Anda hanya perlu menyiapkan uang muka (DP) yang biasanya berkisar antara 5% hingga 15% dari total harga. Selain itu, banyak pengembang kini menawarkan program khusus dengan DP ringan atau skema cicilan yang lebih fleksibel.

Mitos 2: “Properti di Kota Besar Sudah Terlalu Mahal”

Banyak yang mengira, properti di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung sudah tidak mungkin dibeli oleh anak muda.

Fakta: Fokuslah pada area penyangga kota atau kawasan yang sedang berkembang pesat. Nilai properti di sana cenderung lebih terjangkau, namun memiliki potensi kenaikan harga yang tinggi di masa depan. Contohnya, wilayah di sekitar stasiun KRL atau proyek transportasi umum lainnya sering kali menjadi pilihan menarik.

Mitos 3: “Mending Bayar Kontrakan daripada Cicilan Properti”

Beberapa anak muda merasa lebih nyaman bayar sewa karena tidak terbebani cicilan dalam jangka panjang.

Fakta: Bayar cicilan sama dengan menabung dan berinvestasi. Setiap uang yang Anda bayarkan akan menambah kepemilikan aset, yang nilainya terus bertambah. Berbeda dengan sewa, uang yang Anda keluarkan tidak akan kembali dan tidak akan menjadi aset.

Dengan membedah mitos-mitos ini, diharapkan anak muda bisa lebih percaya diri dan mengambil keputusan yang tepat. Membeli properti bukan lagi sekadar impian, tapi bisa menjadi kenyataan yang bisa direncanakan dengan cerdas.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments