Perkembangan teknologi wearable tidak lagi terbatas pada pelacak kebugaran sederhana. Saat ini, perangkat seperti jam tangan pintar dan cincin pintar dilengkapi dengan sensor canggih dan kecerdasan buatan (AI) yang dapat mendeteksi tanda-tanda awal penyakit jantung. Inovasi ini menjanjikan revolusi dalam dunia kesehatan, memungkinkan pengguna untuk memantau kesehatan mereka secara proaktif dan mendapatkan peringatan dini jika ada masalah.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Teknologi ini menggunakan sensor optik dan elektroda kecil untuk mengukur berbagai metrik kesehatan, seperti detak jantung, ritme jantung (elektrokardiogram atau EKG), dan kadar oksigen dalam darah. Data yang dikumpulkan secara terus-menerus kemudian dianalisis oleh algoritma AI yang telah dilatih dengan jutaan data medis. Algoritma ini dapat mengidentifikasi pola yang tidak biasa atau tanda-tanda yang mengindikasikan kondisi seperti aritmia (irama jantung tidak normal) atau fibrilasi atrium.
Ketika anomali terdeteksi, perangkat akan mengirimkan notifikasi ke pengguna dan menyarankan mereka untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Beberapa perangkat bahkan memungkinkan pengguna untuk membagikan data EKG mereka langsung kepada dokter melalui aplikasi, sehingga diagnosis dapat dilakukan lebih cepat.
Meskipun perangkat ini tidak dapat menggantikan diagnosis medis profesional, keberadaannya sangat membantu dalam mengidentifikasi risiko lebih awal. Para ahli kesehatan percaya bahwa teknologi ini akan memainkan peran penting dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit jantung di masa depan, membantu banyak orang untuk hidup lebih sehat dan mengurangi risiko komplikasi serius.



